BAHAN BELAJAR MANDIRI

Agar pembelajaran di KKG pada pembahasan prosedur Perencanaan ini berjalan dengan baik, guru peserta belajar di KKG sebaiknya membawa laporan tugas terstruktur dan hasil tugas terstruktur mengenai identifikasi masalah dan rumusan masalah yang akan dicari solusinya, serta kajian kritis.

1. PENGANTAR
Bahan Belajar Mandiri (BBM) dengan topik perencanaan ini merupakan tindak lanjut dari identifikasi masalah dari case study, lesson study, laporan hasil kerja siswa (LKS) atau pengamatan ketika proses pembelajaran berlang-sung yang dijadikan rumusan masalah, kemudian ditindaklanjuti dengan perencanaan pembelajaran yang diarahkan untuk memperbaiki persoalan yang telah dirumuskan sebelum penelitian tindakan kelas dilaksa-nakan (Lihat bahan ajar 1).
Perencanaan tersebut mencakup RPP, LKS, Instrumen penskoran yang akan digunakan dalam pembelajaran pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas IV,V, atau VI SD.
Agar kegiatan pembelajaran di KKG ini dapat berjalan dengan lancar, sebaiknya guru peserta membawa hasil dari tugas terstruktur dan tugas mandiri dari pertemuan sebelumnya.

a. Kedudukan Topik Perencanaan
Topik Perencanaan merupakan topik kesepuluh dari enambelas topik/materi yang harus dikuasai dalam proses belajar BERMUTU (Lihat bahan ajar 3). Topik ini merupakan tahap kedua dari enam langkah/tahap melaksanakan PTK (Penelitian Tindakan Kelas).

b. Pentingnya Topik Perencanaan
Dalam penelitian tindakan kelas, perencanaan pembelajaran dan perangkatnya merupakan hal yang penting karena menjadi pedoman untuk kegiatan yang akan dilaksanakan. Hal ini terkait dengan Permendiknas no.16 tahun 2007 mengenai kompetensi guru untuk mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran yang diampu dan menyelenggarakan pembe-lajaran yang mendidik. Oleh karena itu, pengetahuan dan keterampilan yang terkait dengan penyusunan perencanaan pembelajaran harus dikuasai oleh guru peserta, seperti metode, strategi/teknik pembelajar-an, media/sumber belajar, materi ajar, dan penskoran (Lihat bahan ajar 2).
Di samping kompetensi tersebut, perencanaan dalam PTK dinyatakan pula kompetensi guru, yaitu melakukan tindakan refleksi untuk peningkatan kualitas pendidik-an.
Pada kegiatan prosedur perencanaan ini guru pemandu akan membantu guru peserta menyusun perencanaan dalam melaksanakan PTK berdasarkan rumusan masalah hasil identifikasi masalah yang telah dilaksana-kan dalam pertemuan sebelumnya. Perencanaan ini disesuaikan dengan standar kompetensi, kompetensi dasar, dan standar isi berdasarkan kalender pendidikan yang sedang berjalan (Lihat bahan ajar 4).

c. Ruang Lingkup
Ruang lingkup pembahasan dalam topik perencanaan dapat mencangkup:
1) Aspek pengembangan kurikulum (mencakup analisis Standar Kompetensi, Kompetensi Dasar dan Standar Isi).
2) Aspek penguasaan materi subjek (keterampilan berbahasa seperti, mendengarkan, berbicara, mem-baca, menulis, dan apresiasi sastra).
3) Aspek praktik pembelajaran (mencakup model pembelajaran, pendekatan, dan strategi/metode pembelajaran, media/sumber belajar, teknik-teknik assessment/penskoran dan instrumen penskoran).
4) Metodologi (metode, teknik pengumpulan data, jenis data yang akan dijaring, cara mengolah data, dan petugas pengumpulan data).

d. Petunjuk Kegiatan
1. Kegiatan di KKG
Kegiatan guru peserta dalam topik perencanaan ini akan meliputi brainstorming, diskusi kelompok untuk menentukan permasalahan yang akan dijadikan penelitian, mengidentifikasi SK, KD, dan standar isi yang akan dipergunakan untuk pemecahan masalah yang telah ditetapkan. Dari hasil analisis tersebut guru peserta menyusun perangkat pembelajaran Bahasa Indonesia SD kelas 4,5, dan 6 yang dilengkapi dengan skenario pembelajaran, media dan penskorannya serta menyusun data yang akan dijadikan PTK. Sebelum dipergunakan/dilaksanakan rencana ini dipresentasikan secara klasikal sehingga dapat dijadikan model pelaksanaan di kelas nanti dan dapat menjadi contoh untuk tugas individu.

2. Kegiatan Terstruktur dan Tugas Mandiri
Setelah kegiatan belajar (tatap muka) di KKG guru peserta melakukan beberapa kegiatan terstruktur serta tugas mandiri. Pada kegiatan ini guru peserta disiapkan untuk dapat melaksanakan rencana pembelajaran yang telah disusunnya serta dipergunakan untuk tatap muka selanjutnya di KKG.

2. KOMPETENSI DAN INDIKATOR
Kompetensi dan indikator yang ingin dicapai melalui pembelajaran perencanaan ini adalah sebagai berikut.
Kompetensi Indikator
Mampu menyusun rencana tindakan perbaikan pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas IV, V, dan VI. 1. Menyusun rencana tindakan perbaikan pembelajaran.
2. Menentukan SK,KD, Indikator, media/sumber belajar, dan penskoran yang sesuai dengan rencana tindakan perbaikan pembelajaran berdasarkan rumusan masalah yang telah ditentukan.
3. Menyusun instrumen pengumpulan data.

3. PERSIAPAN
Agar pelaksanaan kegiatan diskusi di KKG berjalan lancar maka guru pemandu perlu mempersiapkan, se-bagai berikut.
a. Guru Pemandu mempelajari topik dan sumber belajar yang disarankan dan relevan.
b. Guru Pemandu menyiapkan bahan ajar yang diperlu-kan dalam sesi ini, papan tulis/kertas plano, kapur/ spidol, White board.
c. Guru Pemandu mempersiapkan bahan ajar, antara lain:
Bahan Ajar 1 Penjelasan umum kegiatan pembahasan topik perencanaan
Bahan Ajar 2 Kompetensi inti guru terkait dengan prosedur perencanaan
Bahan Ajar 3 Kedudukan prosedur perencanaan dalam urutan PTK
Bahan Ajar 4 Format silabus dan RPP
Bahan Ajar 5 Instrumen observasi pembelajaran
Bahan Ajar 6 Contoh format penskoran perencanaan

4. SUMBER BELAJAR
Sumber belajar 1 Standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran Bahasa Indonesia
Sumber belajar 2 Contoh model rencana pembelajaran membaca Bahasa Indonesia bagi guru di Sekolah Dasar
Sumber belajar 3 Metode Penelitian Pembelajaran Bahasa (Lihat sumber Belajar dalam web)

5. KEGIATAN BELAJAR
Alur Kegiatan Belajar

Penjelasan Alur Kegiatan
Kegiatan 1: Penjelasan tentang topik yang akan dipelajari sesuai hasil identifikasi dan mendiskusikan alternatif solusi pemecahan masalah yang telah ditetapkan serta menggali sumber belajar yang akan dipergunakan
Mengawali kegiatan dengan salam dan memberikan informasi mengenai kegiatan yang akan dilaksanakan. Melalui tayangan (bahan ajar 1) guru pemandu menginformasikan kompetensi, indikator, kegiatan belajar yang akan dilakukan, dan hasil belajar yang diharapkan selama guru peserta mempelajari prosedur perencanaan. Selanjutnya guru pemandu memberikan kekuatan pentingnya proses perencanaan ini.
Guru pemandu mengkaji tugas mandiri mengenai identifikasi masalah (rumusan masalah) dan selanjut-nya pemandu memberikan penguatan serta membantu menentukan rencana tindakan perbaikan pembela-jaran. Kedudukan prosedur perencanaan dijelaskan guru pemandu melalui tayangan kedudukan prosedur indentifikasi masalah dalam pelaksaan PTK.
Guru Pemandu membagi kelas menjadi empat kelompok yang masing-masing kelompok terdiri dari lima orang. Setiap kelompok mengidentifikasi rumusan masalah dan memilih satu masalah yang akan diangkat menjadi penelitian tindakan kelas. Dilaksanakan selama 10 menit. Setiap kelompok melakukan pleno untuk mencari kesepakatan masalah yang akan ditindaklanjuti dalam PTK.

Kegiatan 2: Diskusi mengenai SK dan KD yang disesuaikan untuk pemecahan masalah yang telah ditetapkan dan menentukan skenario, pembelajaran yang sesuai dengan tindakan yang akan dilakukan
Setiap kelompok mempresentasikan hasilnya dan menyepakati satu rumusan masalah yang akan dijadikan PTK dalam proses pembelajaran BERMUTU. Berdasarkan proses tersebut setiap guru peserta yang terlibat dalam kelompok pembelajaran ini diwajibkan mendapatkan masalah yang akan djadikan PTK untuk laporan individu guru peserta tersebut (lihat tugas mandiri dan terstruktur yang sebelumnya).
Setelah ada kesepakatan masalah dirumuskan dan disepakati untuk diteruskan menjadi PTK yang akan dibahas bersama. Perlu diinformasikan bahwa prosedur perencanaan yang akan dipelajari pada pertemuan kali ini akan menentukan keberhasilan pelaksanaan PTK dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Prosedur perencanaan ini tidak hanya terfokus dalam penyusun-an RPP saja, tetapi juga pada kemampuan guru peserta dalam menganalisis alternatif pemecahan masalah dan mengembangkan alternatif tindakan yang akan dilaku-kan berdasarkan akar penyebab masalah yang telah disepakati untuk dibahas bersama (Lihat bahan ajar 4).
Guru peserta dibantu pemandu mendiskusikan bersama untuk menentukan SK dan KD (lihat lampiran 1) yang tepat sesuai rencana tindakan yang akan dilakukan. Kemudian dilanjutkan dengan menentukan standar isi dan indikator untuk dijadikan RPP.

Kegiatan 3: Menyusun perangkat pembelajaran Bahasa Indonesia yang meliputi, RPP, media pembelajaran, bahan ajar, dan instrumen penskoran
Berdasarkan SK dan KD, guru peserta dalam 4 kelompok, masing-masing kelompok mendiskusikan (1) strategi/teknik pembelajaran yang sesuai dengan tindakan yang dilakukan; (2) memilih/menentukan media/sumber belajar, (3) metode/teknik, (4) menyusun penskoran yang sesuai dengan tindakan yang akan dilakukan (Lihat bahan ajar 2,4 dan 6).
Hasil dari kelompok kecil dipresentasikan untuk menyepakati tindakan pelaksanaan yang akan dilaku-kan oleh guru model di kelas sebenarnya, kemudian diskusi klasikal guru menyusun RPP yang akan dipergu-nakan dalam praktik pembelajaran di kelas (open class).

Kegiatan 4: Menentukan metode, teknik pengumpulan data, instrumen yang akan digunakan dalam pengumpulan data, dan jenis data yang akan dijaring terkait dengan masalah yang akan dicari solusinya
Setelah RPP tersusun, kelas dibagi kembali dalam 4 kelompok, Setiap kelompok mendiskusikan (1) penentuan metode yang akan dipergunakan, (2) teknik pengumpulan data yang akan dilakukan selama proses pembelajaran tersebut, (3) instrumen yang akan digu-nakan dalam pengumpulan data, dan (4) penentuan jenis data yang akan dijaring.
Seluruh kelompok berkumpul kembali untuk mempre-sentasikan dan menyamakan pendapat tentang PTK yang akan dilaksanakan dan menentukan siapa guru model yang akan mempraktikkan model tersebut.

Kegiatan 5: Menyusun Instrumen pengumpulan data terkait dengan observasi terhadap guru peserta dan siswa dalam pelaksanaan Pembelajaran
Tugas penyusunan instrumen dibagikan pada kelompok (kelompok disesuaikan dengan banyaknya instrumen yang akan dibuat). Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi dan pemandu memberikan penguatan.

Kegiatan 6: Mempersiapkan tindak lanjut untuk kesempurnaan perencanaan
Guru Pemandu meminta salah seorang guru peserta untuk merangkum hal-hal yang telah dipelajari dan disepakai untuk ditindaklanjuti pada pertemuan beri-kutnya.
Guru Pemandu memberikan kesempatan kepada guru peserta untuk mengerjakan tugas terstruktur yang harus dikerjakan.

6. PENSKORAN
Penskoran terhadap pencapaian hasil belajar guru peserta dilakukan pada saat proses pembelajaran dan dari produk kegiatan belajar. Penskoran terhadap guru peserta dalam proses belajar dapat mencakup aspek afektif, misalnya: keaktifan dalam diskusi, kontribusi dalam diskusi, kesungguhan mengikuti kegiatan. Instrumen asesmen yang digunakan untuk menskor aspek afektif menggunakan non tes. Produk yang dapat diskor adalah: silabus, perangkat pembelajaran yang mencakup RPP, LKS/bahan ajar, media pembelajar-an, instrumen penskoran, rencana metodologi. Pengumpulan data (metode, teknik, instrumen dan jenis data yang akan dijaring sesuai masalah dan tujuan) serta laporan tugas terstruktur. Produk peserta akan dilampirkan dalam portofolio peserta diskusi.

Catatan untuk Pendamping
a. Pastikan guru peserta menguasai cara mengembang-kan perangkat pembelajaran Bahasa Indonesia SD kelas tinggi yang mencakup silabus, RPP, LKS, instrumen penskoran, serta bahan ajar lainya yang diperlukan peserta.
b. Jika perlu berikan penguatan-penguatan bagi guru peserta yang masih memerlukan bantuan dalam penguasaan materi Bahasa Indonesia, model-model pembelajaran Bahasa Indonesia SD kelas tinggi, dan cara merancang pembelajaran Bahasa Indonesia SD kelas tinggi, pengembangan bahan ajar dan instrumen penskoran.
Gunakan sumber belajar yang relevan dan buat media pembelajaran (power point) saat tatap muka.

a. Tugas Terstruktur
1. Masing-masing guru peserta menyusun skenario pembelajaran dalam bentuk RPP berdasarkan rumusan masalah dan rencana tindakan yang akan dilakukan.
2. Masing-masing guru peserta menyiapkan sarana, media/sumber belajar dan penskoran yang dibutuh-kan untuk melaksanan pembelajaran seusai dengan RPP yang telah disusun.
3. Tetapkan tim kolaborasi, subjek dan lokasi peneliti-an, serta indikator keberhasilan yang ingin dicapai.
b. Tugas Mandiri
1. Buatlah analisis SK, KD, dan standar isi yang sesuai dengan rumusan masalah yang telah Anda buat!
2. Susunlah perangkat pembelajaran yang meliputi silabus, RPP!
3. Tentukan strategi, teknik, media, sumber belajar, dan penskoran pembelajaran yang akan dipakai dalam perangkat rencana pembelajaran!
4. Tentukan metode, teknik pengumpulan data, instrumen yang akan digunakan dalam mengumpul-kan data, dan jenis data yang akan dijaring terkait masalah pembelajaran yang akan dicari solusinya!
5. Susunlah instrumen pengumpulan data terkait dengan observasi pelaksanaan pembelajaran!

BAHAN AJAR
Bahan Ajar 1
PENJELASAN UMUM KEGIATAN PEMBAHASAN TOPIK PERENCANAAN
Kompetensi Indikator Kegiatan belajar Hasil belajar yang diharapkan
Keterampilan merencanakan pembelajaran Bahasa Indonesia di SD kelas tinggi 1. Menganalisis SK dan KD yang terdapat dalam standar kompetensi mata pelajaran Bahasa Indonesia SD kelas tinggi dan memiliki keterkaitan dengan masalah; Diskusi kelompok Hasil analisis SK dan KD
2. Menentukan model pembelajaran Bahasa Indonesia yang cocok dengan SK dan KD yang memiliki keterkaitan; Diskusi kelompok Model belajar yang akan diterapkan dalam pembelajaran
3. Menyusun silabus pembelajaran Bahasa Indonesia SD kelas tinggi; Kerja kelompok Silabus yang akan dipergunakan dalam kegiatan pembelajaran di kelas yang akan dijadikan model
4. Menyusun perangkat pembelajaran Bahasa Indonesia yang meliputi RPP, media pembelajaran, bahan ajar, dan instrumen penskoran; Kerja kelompok menyusun RPP RPP yang akan dipergunakan dalam kegiatan pembelajaran di kelas yang akan dijadikan model
Keterampilan merencanakan metode dan teknik pengumpulan data Menentukan metode, teknik pengumpulan data, instrumen yang akan digunakan dalam mengumpulkan data, dan jenis data yang akan dijaring terkait masalah pembelajaran yang akan dicari solusinya; Kerja kelompok Adanya metode yang akan dipakai dalam pengumpulan data
Keterampilan merancang instumen obervasi pembelajaran Membuat instrumen pengumpulan data terkait dengan observasi pelaksanaan pembelajaran. Kerja kelompok Instrumen yaang akan dipergunakan dalam proses pembelajaran

Bahan Ajar 2
Tayangan 2: Kompetensi Inti Guru Terkait dengan Topik Perencanaan
No. Kompetensi Inti Kompetensi Guru Mata Pelajaran
3. Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran yang diampu. 3.1 Memahami prinsip-prinsip pengembangan kurikulum.
3.2 Menentukan tujuan pembelajaran yang diampu.
3.3. Menentukan pengalaman belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diampu.
3.4. Memilih materi pembelajaran yang diampu yang terkait dengan pengalaman belajar dan tujuan pembelajaran.
3.5. Menata materi pembelajaran secara benar sesuai dengan pendekatan yang dipilih dan karakteristik peserta didik.
3.6. Mengembangkan indikator dan instrumen penskoran.
4. Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik 4.1. Memahami prinsip-prinsip perancangan pembelajaran yang mendidik.
4.2. Mengembangkan komponen-komponen rancangan pembelajaran.
4.3. Menyusun rancangan pembelajaran yang lengkap, baik untuk kegiatan di dalam kelas, laboratorium, maupun lapangan.
10. Melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran 10.1. Melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan.
10.2. Memanfaatkan hasil refleksi untuk perbaikan dan pengembangan pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu.
10.3. Melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu.

Sumber: Permen no 16, 2007, Standar Kompetensi Guru Mata Pelajaran di SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, dan SMK/MAK*

Bahan Ajar 3
Kedudukan topik Perencanaan dalam Urutan PTK

Bahan Ajar 4
Format Silabus
Nama Sekolah :
Mata Pelajaran :
Kelas/Semester :
Standar Kompetensi :
Alokasi Waktu :

Kompetensi Dasar Materi Pembelajaran Indikator Kegiatan Pembelajaran Penskoran Alokasi waktu Sumber/Alat/Bahan

Format RPP
Mata Pelajaran :
Kelas/Program :
Materi :
Alokasi Waktu :
Standar Kompetensi :
Kompetensi Dasar :
Indikator :

1. Tujuan Pembelajaran
2. Materi Pembelajaran
3. Kriteria Kelulusan Minimal (KKM)
4. Model/strategi/Pendekatan/Metode
a. Model
b. Strategi
c. Pendekatan
d. Metode
5. Langkah-langkah Pembelajaran

Pertemuan Rincian Kegiatan Waktu (menit)
I

Pendahuluan

Kegiatan Inti

Penutup

VI. Sumber/Alat Bantu
Sumber :
- buku teks
- buku Bahasa Indonesia untuk SD yang relevan
- Lembar Kerja Siswa

VII. Penskoran
Prosedur Penskoran
a. Penskoran Kognitif
Jenis : Pertanyaan lisan dan tulisan
Bentuk : Pilihan Ganda dan Uraian
b. Penskoran Afektif
Bentuk : Lembar pengamatan sikap siswa
c. Penskoran Psikomotor
Bentuk : Lembar observasi kinerja

Bahan Ajar 5
Format Instrumen Observasi Pembelajaran
LEMBAR OBSERVASI PEMBELAJARAN
Program – BERMUTU

Mata Pelajaran/Topik /
Kelas/Sekolah /
Nama Pengajar

TAHAP/ASPEK INDIKATOR HASIL OBSERVASI
KEGIATAN AWAL
Apersepsi dan motivasi

1. Apa yang dilakukan guru peserta untuk menggali pengetahuan awal atau memotivasi siswa?
2. Bagaimana respons siswa? Apakah siswa bertanya tentang sesuatu masalah terkait dengan apa yang disajikan guru peserta pada kegiatan awal?

KEGIATAN INTI
Materi ajar:
3. Apakah guru peserta memberikan penjelasan umum tentang materi ajar atau prosedur kegiatan yang harus dilakukan oleh siswa?
4. Bagaimana keterkaitan antara pembelajaran dengan realita kehidupan, lingkungan dan pengetahuan lainnya?

Pengelolaan sumber belajar/media 5. Apakah guru peserta terampil dalam memanfaatkan dan mampu memanipulasi media pembelajaran?
6. Bagaimana interaksi siswa dengan sumber belajar/media ?

Strategi pembelajaran 7. Apakah proses pembelajaran dilaksanakan dengan strategi yang sesuai secara lancar?
8. Apakah siswa dapat mengikuti alur kegiatan belajar?
9. Bagaimana cara guru memberikan arahan yang mendorong siswa untuk bertanya, berpikir dan beraktivitas?
10. Apakah siswa aktif melakukan kegiatan fisik dan mental (berpikir)? Berapa banyak siswa yang aktif belajar?

KEGIATAN PENUTUP

Penguatan/ konsulidasi 11. Bagaimana cara guru peserta memberikan penguatan, dengan mereviu, merangkum atau menyimpulkan?
12. Apakah guru peserta memberi tugas rumah untuk remidi atau penguatan?
Evaluasi 13. Bagaimana cara guru peserta melakukan evaluasi pembelajaran?
14. Bagaimana ketuntasan belajar siswa?
KOMENTAR OBSERVER** Keterlaksanaan skenario pembelajaran (berdasarkan RPP):

Pelajaran berharga yang dapat dipetik oleh observer:
Lain-lain:
**Mohon komentar dan masukan …..!

……………………, …………………….200 ,
Peninjau,

__________________________
Jabatan/Posisi:
Bahan Ajar 6
Lampiran 1:
CONTOH FORMAT PENSKORAN PERENCANAAN
Nama Guru : ………………………………….
Asal Sekolah : ………………………………….
No. Aspek Yang diskor (Indikator) Deskripsi Kompetensi Skor Keterangan
A B C D
1. Menyusun silabus (Produk yang dikumpulkan)
2. Menyusun RPP dengan menerapkan model pembelajaran yang berorientasi pada PAKEM (Produk yang dikumpulkan)
3. Merencanakan media belajar yang akan digunakan
4. Menyusun instrumen penskoran sesuai dengan indikator
5. Menentukan metode penelitian dan teknik pengumpulan data
6. Menyusun lembar observasi pembelajaran
7. Menentukan jenis data yang akan dijaring terkait dengan masalah yang akan dicari solusinya
Observasi aspek afektif
1. Keaktifan dalam diskusi
2. Kontribusi dalam diskusi
3 Kesungguhan mengikuti kegiatan
4 Tanggung jawab dalam melaksanakan tugas
5 Kemampuan bekerja sama dengan rekan sejawat
SUMBER BELAJAR
Sumber Belajar 1
STANDAR KOMPETENSI DAN KOMPETENSI DASAR
Satuan Pendidikan : Sekolah Dasar (SD)/Madrasah Ibtidaiyah (MI)
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia

A. Latar Belakang
Bahasa memiliki peran sentral dalam perkembangan intelektual, sosial, dan emosional peserta didik dan merupakan penunjang keberhasilan dalam mempelajari semua bidang studi. Pembelajaran bahasa diharapkan membantu peserta didik mengenal dirinya, budayanya, dan budaya orang lain, mengemukakan gagasan dan perasaan, berpartisipasi dalam masyarakat yang menggunakan bahasa tersebut, dan menemukan serta menggunakan kemampuan analitis dan imaginatif yang ada dalam dirinya.
Pembelajaran Bahasa Indonesia diarahkan untuk meningkatkan kemampuan peserta didik untuk berkomunikasi dalam Bahasa Indonesia dengan baik dan benar, baik secara lisan maupun tulis, serta menumbuhkan apresiasi terhadap hasil karya kesastraan manusia Indonesia.
Standar kompetensi mata pelajaran Bahasa Indonesia merupakan kualifikasi kemampuan minimal peserta didik yang menggambarkan penguasaan pengetahuan, keterampilan berbahasa, dan sikap positif terhadap bahasa dan sastra Indonesia. Standar kompetensi ini merupakan dasar bagi peserta didik untuk memahami dan merespon situasi lokal, regional, nasional, dan global.
Dengan standar kompetensi mata pelajaran Bahasa Indonesia ini diharapkan:
1. Peserta didik dapat mengembangkan potensinya sesuai dengan kemampuan, kebutuhan, dan minatnya, serta dapat menumbuhkan penghargaan terhadap hasil karya kesastraan dan hasil intelektual bangsa sendiri;
2. Guru dapat memusatkan perhatian kepada pengemba-ngan kompetensi bahasa peserta didik dengan menyediakan berbagai kegiatan berbahasa dan sumber belajar;
3. Guru lebih mandiri dan leluasa dalam menentukan bahan ajar kebahasaan dan kesastraan sesuai dengan kondisi lingkungan sekolah dan kemampuan peserta didiknya;
4. Orang tua dan masyarakat dapat secara aktif terlibat dalam pelaksanaan program kebahasaan dan kesastraan di sekolah;
5. Sekolah dapat menyusun program pendidikan tentang kebahasaan dan kesastraan sesuai dengan keadaan peserta didik dan sumber belajar yang tersedia;
6. daerah dapat menentukan bahan dan sumber belajar kebahasaan dan kesastraan sesuai dengan kondisi dan kekhasan daerah dengan tetap memperhatikan kepentingan nasional.

B. Tujuan
Mata pelajaran Bahasa Indonesia bertujuan agar peserta didik memiliki kemam-puan sebagai berikut.
1. Berkomunikasi secara efektif dan efisien sesuai dengan etika yang berlaku, baik secara lisan maupun tulis.
2. Menghargai dan bangga menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan bahasa negara.
3. Memahami Bahasa Indonesia dan menggunakannya dengan tepat dan kreatif untuk berbagai tujuan.
4. Menggunakan Bahasa Indonesia untuk meningkatkan kemampuan intelektual, serta kematangan emosional dan social.
5. Menikmati dan memanfaatkan karya sastra untuk memperluas wawasan, memperhalus budi pekerti, serta meningkatkan pengetahuan dan kemampuan berbahasa.
6. Menghargai dan membanggakan sastra Indonesia sebagai khazanah budaya dan intelektual manusia Indonesia.

C. Ruang Lingkup
Ruang lingkup mata pelajaran Bahasa Indonesia mencakup komponen kemampuan berbahasa dan kemampuan bersastra yang meliputi aspek-aspek sebagai berikut.
1. Mendengarkan
2. Berbicara
3. Membaca
4. Menulis.
Pada akhir pendidikan di SD/MI, peserta didik telah membaca sekurang-kurangnya sembilan buku sastra dan nonsastra.

Kelas IV, Semester 1
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar
Mendengarkan
1. Mendengarkan penjelasan tentang petunjuk denah dan simbol daerah/lambang korps.
1.1 Membuat gambar/denah berdasarkan penjelasan yang didengar.
1.2 Menjelaskan kembali secara lisan atau tulis penjelasan tentang simbol daerah/lambang korps.
Berbicara
2. Mendeskripsikan secara lisan tempat sesuai denah dan petunjuk penggunaan suatu alat.
2.1 Mendeskripsikan tempat sesuai dengan denah atau gambar dengan kalimat yang runtut.
2.2 Menjelaskan petunjuk penggunaan suatu alat dengan bahasa yang baik dan benar.
Membaca
3. Memahami teks agak panjang (150-200 kata), petunjuk pemakaian, makna kata dalam kamus/ensiklopedi.
3.1 Menemukan pikiran pokok teks agak panjang (150-200 kata) dengan cara membaca sekilas.
3.2 Melakukan sesuatu berdasarkan petunjuk pemakaian yang dibaca.
3.3 Menemukan makna dan informasi secara tepat dalam kamus/ensiklopedi melalui membaca memindai.
Menulis
4. Mengungkapkan pikiran, perasaan, dan informasi secara tertulis dalam bentuk percakapan, petunjuk, cerita, dan surat.
4.1 Melengkapi percakapan yang belum selesai dengan memperhatikan penggunaan ejaan (tanda titik dua, dan tanda petik).
4.2 Menulis petunjuk untuk melakukan sesuatu atau penjelasan tentang cara membuat sesuatu.
4.3 Melengkapi bagian cerita yang hilang (rumpang) dengan menggunakan kata/kalimat yang tepat sehingga menjadi cerita yang padu.
4.4 Menulis surat untuk teman sebaya tentang pengalaman atau cita-cita dengan bahasa yang baik dan benar dan memperhatikan penggunaan ejaan (huruf besar, tanda titik, tanda koma, dll.)

Kelas IV, Semester 2
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar
Mendengarkan
5. Mendengarkan pengumuman dan pembacaan pantun.
5.1 Menyampaikan kembali isi pengumuman yang dibacakan.
5.2 Menirukan pembacaan pantun anak dengan lafal dan intonasi yang tepat.
Berbicara
6. Mengungkapkan pikiran, perasaan, dan informasi dengan berbalas pantun dan bertelepon.
6.1 Berbalas pantun dengan lafal dan intonasi yang tepat.
6.2 Menyampaikan pesan yang diterima melalui telepon sesuai dengan isi pesan.
Membaca
7. Memahami teks melalui membaca intensif, membaca nyaring, dan membaca pantun.
7.1 Menemukan kalimat utama pada tiap paragraf melalui membaca intensif.
7.2 Membaca nyaring suatu pengumuman dengan lafal dan intonasi yang tepat.
7.3 Membaca pantun anak secara berbalasan dengan lafal dan intonasi yang tepat.
Menulis
8. Mengungkapkan pikiran, perasaan, dan informasi secara tertulis dalam bentuk karangan, pengumuman, dan pantun anak.

8.1 Menyusun karangan tentang berbagai topik sederhana dengan memperhatikan penggunaan ejaan (huruf besar, tanda titik, tanda koma, dll.)
8.2 Menulis pengumuman dengan bahasa yang baik dan benar serta memperhatikan penggunaan ejaan.
8.3 Membuat pantun anak yang menarik tentang berbagai tema (persahabatan, ketekunan, kepatuhan, dll.) sesuai dengan ciri-ciri pantun.

Kelas V, Semester 1
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar
Mendengarkan
1. Memahami penjelasan narasumber dan cerita rakyat secara lisan.
1.1 Menanggapi penjelasan narasumber (petani, pedagang, nelayan, karyawan, dll.) dengan memperhatikan santun berbahasa.
1.2 Mengidentifikasi unsur cerita tentang cerita rakyat yang didengarnya.
Berbicara
2. Mengungkapkan pikiran, pendapat, perasaan, fakta secara lisan dengan menanggapi suatu persoalan, menceritakan hasil pengamatan, atau berwawancara.

2.1 Menanggapi suatu persoalan atau peristiwa dan memberikan saran pemecahannya dengan memperhatikan pilihan kata dan santun berbahasa.
2.2 Menceritakan hasil pengamatan/kunjungan dengan bahasa runtut, baik, dan benar.
2.3 Berwawancara sederhana dengan narasumber (petani, pedagang, nelayan, karyawan, dll.) dengan memperhatikan pilihan kata dan santun berbahasa.
Membaca
3. Memahami teks dengan membaca teks percakapan, membaca cepat 75 kata/menit, dan membaca puisi.
3.1 Membaca teks percakapan dengan lafal dan intonasi yang tepat.
3.2 Menemukan gagasan utama suatu teks yang dibaca dengan kecepatan 75 kata per menit.
3.3 Membaca puisi dengan lafal dan intonasi yang tepat.

Menulis
4. Mengungkapkan pikiran, perasaan, informasi, dan pengalaman secara tertulis dalam bentuk karangan, surat undangan, dan dialog tertulis.
4.1 Menulis karangan berdasarkan pengalaman dengan memperhatikan pilihan kata dan penggunaan ejaan.
4.2 Menulis surat undangan (ulang tahun, acara agama, kegiatan sekolah, kenaikan kelas, dll.) dengan kalimat efektif dan memperhatikan penggunaan ejaan.
4.3 Menulis dialog sederhana antara dua atau tiga tokoh dengan memperhatikan isi serta perannya.

Kelas V, Semester 2
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar
Mendengarkan
5. Memahami cerita tentang suatu peristiwa dan cerita pendek anak yang disampaikan secara lisan.
5.1 Menanggapi cerita tentang peristiwa yang terjadi di sekitar yang disampaikan secara lisan.
5.2 Mengidentifikasi unsur cerita (tokoh, tema, latar, amanat).
Berbicara
6. Mengungkapkan pikiran dan perasaan secara lisan dalam diskusi dan bermain drama.
6.1 Mengomentari persoalan faktual disertai alasan yang mendukung dengan memperhatikan pilihan kata dan santun berbahasa.
6.2 Memerankan tokoh drama dengan lafal, intonasi, dan ekspresi yang tepat.
Membaca
7. Memahami teks dengan membaca sekilas, membaca memindai, dan membaca cerita anak.
7.1 Membandingkan isi dua teks yang dibaca dengan membaca sekilas.
7.2 Menemukan informasi secara cepat dari berbagai teks khusus (buku petunjuk telepon, jadwal perjalanan, daftar susunan acara, daftar menu, dll.) yang dilakukan melalui membaca memindai.
7.3 Menyimpulkan isi cerita anak dalam beberapa kalimat.
Menulis
8. Mengungkapkan pikiran, perasaan, informasi, dan fakta secara tertulis dalam bentuk ringkasan, laporan, dan puisi bebas.
8.1 Meringkas isi buku yang dipilih sendiri dengan memperhatikan penggunaan ejaan.
8.2 Menulis laporan pengamatan atau kunjungan berdasarkan tahapan (catatan, konsep awal, perbaikan, final) dengan memperhatikan penggunaan ejaan.
8.3 Menulis puisi bebas dengan pilihan kata yang tepat.

Kelas VI, Semester 1
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar
Mendengarkan
1. Memahami teks dan cerita anak yang dibacakan.
1.1 Menulis hal-hal penting/pokok dari suatu teks yang dibacakan.
1.2 Mengidentifikasi tokoh, watak , latar, tema atau amanat dari cerita anak yang dibacakan.
Berbicara
2. Memberikan informasi dan tanggapan secara lisan.
2.1 Menyampaikan pesan/informasi yang diperoleh dari berbagai media dengan bahasa yang runtut, baik dan benar.
2.2 Menanggapi (mengkritik/memuji) sesuatu hal disertai alasan dengan menggunakan bahasa yang santun.
Membaca
3. Memahami teks dengan membaca intensif dan membaca sekilas.
3.1 Mendeskripsikan isi dan teknik penyajian suatu laporan hasil pengamatan/kunjungan.
3.2 Menanggapi informasi dari kolom/rubrik khusus (majalah anak, koran, dll.)
Menulis
4. Mengungkapkan pikiran, perasaan, dan informasi secara tertulis dalam bentuk formulir, ringkasan, dialog, dan parafrase.
4.1 Mengisi formulir (pendaftaran, kartu anggota, wesel pos, kartu pos, daftar riwayat hidup, dll.) dengan benar.
4.2 Membuat ringkasan dari teks yang dibaca atau yang didengar.
4.3 Menyusun percakapan tentang berbagai topik dengan memperhatikan penggunaan ejaan.
4.4 Mengubah puisi ke dalam bentuk prosa dengan tetap memperhatikan makna puisi.

Kelas VI, Semester 2
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar
Mendengarkan
5. Memahami wacana lisan tentang berita dan drama pendek.
5.1 Menyimpulkan isi berita yang didengar dari televisi atau radio.
5.2 Menceritakan isi drama pendek yang disampaikan secara lisan.
Berbicara
6. Mengungkapkan pikiran, perasaan, dan informasi dengan berpidato, melaporkan isi buku, dan baca puisi.
6.1 Berpidato atau presentasi untuk berbagai keperluan (acara perpisahan, perayaan ulang tahun, dll.) dengan lafal, intonasi, dan sikap yang tepat.
6.2 Melaporkan isi buku yang dibaca (judul, pengarang, jumlah halaman, dan isi) dengan kalimat yang runtut.
6.3 Membacakan puisi karya sendiri dengan ekspresi yang tepat.
Membaca
7. Memahami teks dengan membaca intensif dan membaca teks drama.
7.1 Menemukan makna tersirat suatu teks melalui membaca intensif.
7.2 Mengidentifikasi berbagai unsur (tokoh, sifat, latar, tema, jalan cerita, dan amanat) dari teks drama anak.
Menulis
8. Mengungkapkan pikiran dan informasi secara tertulis dalam bentuk naskah pidato dan surat resmi.
8.1 Menyusun naskah pidato/sambutan (perpisahan, ulang tahun, perayaan sekolah, dll.) dengan bahasa yang baik dan benar, serta memperhatikan penggunaan ejaan.
8.2 Menulis surat resmi dengan memperhatikan pilihan kata sesuai dengan orang yang dituju.

D. Arah Pengembangan
Standar kompetensi dan kompetensi dasar menjadi arah dan landasan untuk mengembangkan materi pokok, kegiatan pembelajaran, dan indikator penca-paian kompetensi untuk penskoran. Dalam merancang kegiatan pembelajaran dan penskoran perlu memper-hatikan Standar Proses dan Standar Penskoran.

Sumber Belajar 2
Silabus dan RPP
SILABUS
Nama Sekolah : Sekolah Dasar
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas/Semester : IV/1
Standar kompetensi : 1. Mendengarkan,
Mendengarkan penjelasan tentang petunjuk denah
dan symbol daerah atau lambang korps.

2. Berbicara,
Mendeskripsikan secara lisan tempat sesuai denah dan petunjuk penggunaan suatu alat.

3. Menulis,
Mengungkapkan pikiran, perasaan, dan informasi secara tertulis dalam bentuk percakapan, petunjuk, cerita, dan surat.

Kompetensi
Dasar Materi
Pokok Indikator Pengalaman Belajar Penskoran Alokasi Waktu Sumber/
Bahan/ Alat
Membuat gambar/ denah berdasarkan penjelasan yang didengar. Denah sekolah 1. Mencatat hal-hal penting dari penjelasan
2. Membuat denah berdasarkan penjelasan yang didengar
a. Mendengarkan penjelasan tentang denah dengan cermat
b. Mencatat hal-hal penting dari penjelasan guru
c. Membuat denah berdasarkan penjelasan yang didengar Tes tertulis saat membuat denah
2X45 menit
Gambar/
denah
Mendeskripsi-kan tempat sesuai dengan denah atau gambar dengan kalimat yang runtut. Denah sekolah 1. Menjelaskan urutan perjalanan menuju tempat tertentu
2. Menjelaskan secara rinci satu tempat tertentu dalam denah dengan pilihan kata yang tepat dan kalimat yang runtut a. Menjelaskan tanda-tanda dalam denah (arah mata angin)
b. Menjawab pertanyaan tentang denah
c. Menjelaskan secara rinci urutan perjalanan menuju tempat tertentu dari suatu denah dengan kalimat yang runtut
d. Menjelaskan secara rinci suatu denah dengan kalimat yang runtut Kinerja: saat mendes-kripsikan denah

2X45 menit Denah/ gambar
Melengkapi bagian cerita yang hilang (rumpang) dengan menggunakan kata/kalimat yang tepat sehingga menjadi cerita yang padu. Cerita rumpang tentang suatu tempat Melengkapi bagian awal, tengah, atau akhir cerita yang hilang sehingga menjadi cerita yang utuhpadu a. Membaca dalam hati cerita rumpang
b. Mengisi cerita rumpang dengan kata yang tepat Tes tertulis 2X45 menit Cerita rumpang

Contoh RPP 1
RENCANA PERSIAPAN PENGAJARAN
Mata pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas Semester : IV/1
Pertemuan Ke : 1
Alokasi Waktu :
Standar Kompetensi : Mendeskripsikan secara lisan tempat sesuai denah dan petunjuk penggunaan suatu alat.
Kompetensi Dasar : Mendeskripsikan tempat sesuai dengan denah atau gambar dengan kalimat yang runtut.
Indikator : - Menjelaskan simbol-simbol dalam denah (arah mata angin, tempat umum)
- Menjelaskan secara rinci satu tempat tertentu dalam denah dengan kalimat yang runtut
I. Tujuan Pembelajaran:
- Siswa dapat memahami tanda/simbol dalam denah.
- Siswa dapat mencatat hal-hal penting yang akan dideskripsikan.
- Siswa dapat menjelaskan urutan perjalanan menuju tempat tertentu dengan kalimat yang runtut.

II. Materi Pokok : Denah sekolah/lingkungan
III. Metode : diskusi, modelling (pemodelan), dan penugasan
IV. Langkah-langkah Pembelajaran:
A. Kegiatan Awal
1. Siswa diajak bernyanyi lagu ”Naik-Naik ke Puncak Gunung”
2. Guru bertanya tentang tempat-tempat yang pernah dikunjungi siswa
Mis: nama dan tempat gunung, tempat pariwisata, dan rumah kerabat
3. Guru menanyakan hal lain, seperti jarak (jauh-dekat), bangunan/ tempat apa saja yang dilihat selama melewati tempat itu.

B. Kegiatan Inti
1. Guru menugaskan siswa mencermati denah sederhana tentang suatu tempat.
2. Guru menugaskan siswa mencermati dan mendiskusikan simbol-simbol dalam denah, misalnya arah mata angin (U = Utara, B = Barat, T = Timur, S = Selatan), rumah ibadah, tempat umum (rumah makan, pom bensin, dll).
3. Guru menugaskan siswa mencatat hal-hal penting dari denah yang akan dideskripsikan.
4. Guru menugaskan siswa mendeskripsikan denah berdasarkan hal-hal penting yang telah dicatat dengan menggunakan kalimat yang runtut.
5. Guru menanyakan kepada siswa lain tentang kejelasan pendeskripsian denah temannya.
6. Guru dan siswa mendiskusikan bagaimana cara mendeskripsikan denah secara jelas.

C. Kegiatan Penutup
Guru dan siswa merefleksikan hasil pembelajaran, yaitu manfaat mempelajari kompetensi ini.

V. Alat dan Sumber Belajar:
– contoh denah
– buku teks

VI. Penskoran

Format Penskoran Mendeskripsikan Denah

No. Aspek Skor
1. Keruntutan Kalimat
a. runtut
b. kurang runtut
c. tidak runtut
5
3
1
2 Keberanian
a. berani
b. malu-malu
c. takut
5
3
1

Contoh RPP 2
RENCANA PERSIAPAN PENGAJARAN
Pengantar : Model pembelajaran ini memberi kesempatan siswa untuk meningkatkan kemampuan membaca cepat dengan kebebasan untuk membentuk dan menentukan pikiran pokok bahan bacaan yang dibaca. Pendekatan pembelajaran ini ditujukan untuk lebih memberdaya-kan siswa melalui pendekatan Integratif, Contextual Teaching and Learning, dan Multiple Intelligence.
Mata pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas Semester : IV/1
Pertemuan Ke : 1
Alokasi Waktu : 2 x 35 menit
Standar Kompetensi : Memahami teks agak panjang (150-200 kata), petunjuk pemakaian, makna kata dalam kamus/ensiklopedi.
Kompetensi Dasar : 3.1. Menemukan pikiran pokok teks agak panjang (150- 200 kata) dengan cara membaca sekilas.
Indikator : – Menemukan pikiran pokok teks agak panjang dengan membaca sekilas.
– Menjelaskan pikiran pokok teks agak panjang dengan membaca sekilas.

I. Tujuan Pembelajaran:
1. Siswa dapat menjelaskan letak Bank yang terdekat dengan tempat tinggal mereka.
2. Siswa dapat memahami teks agak panjang.
3. Siswa dapat mencatat hal-hal penting dari bacaan yang dibaca.
4. Siswa dapat menjelaskan urutan pikiran pokok teks agak panjang dengan membaca sekilas.
II. Materi Pokok : Teks bacaan dengan muatan 150-200 kata
III. Metode : diskusi, tanya jawab, dan penugasan
IV. Langkah-langkah Pembelajaran
A. Kegiatan Awal
1. Siswa diajak bernyanyi lagu ”Menabung.”
2. Guru bertanya kepada siswa apakah mereka pernah ke Bank.
3. Bila pernah, benda apa saja yang pernah dilihat oleh mereka.
4. Guru menjelaskan kegiatan hari ini.
5. Bila benda tersebut berbentuk petunjuk apakah mereka baca?

B. Kegiatan Inti
1. Guru menugaskan siswa mencermati bacaan sederhana tentang hal yang berkaitan dengan menabung.
2. Guru menugaskan siswa membaca teks tersebut.
3. Guru menugaskan siswa mencatat hal-hal penting dari bacaan yang dibacanya.
4. Guru menugaskan siswa menjelaskan hal-hal penting yang telah dicatat dengan menggunakan kalimat yang runtut.
5. Guru menanyakan kepada siswa lain tentang kejelasan uraian dari siswa yang menjelaskan bacaan tersebut.
6. Guru dan siswa mendiskusikan bagaimana cara menjelaskan urutan pikiran pokok teks agak panjang dengan membaca sekilas.

C. Kegiatan Penutup
1. Guru dan siswa menimpulkan hasil pembelajaran.
2. Merefleksikan hasil pembelajaran.
3. Tindak lanjut siswa mencari yaitu manfaat mempelajari kemampuan ini.

V. Alat dan Sumber Belajar:
1. Contoh bacaan tentang menabung
2. Buku Bahasa Indonesia
3. Foto atau gambar Bank

VI. Evaluasi
Kriteria Penskoran Proses dalam pelaksanaan diskusi

Lembar Pengamatan Sikap
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas/Semester :
Waktu Pengamatan :
Kelompok Diskusi :
Kompetensi Dasar : Menjelaskan unsur-unsur instrinsik cerpen
No. Nama Siswa Aspek Jumlah
Skor Keterangan
1 2 3 4 5
1.
2.
3.
4.
5.

No Keterangan Skor Skor
Huruf Verbal
1. Keaktifan berdiskusi 8,5 – 10 A Sangat baik
2. Percaya diri 7,0 – 8,4 B Baik
3. Menghargai pendapat orang lain 5,5 – 6,9 C Cukup
4. Sopan dalam bertutur kata 4,0 – 5,4 D Kurang
5. Tidak memaksakan kehendak 0,0 – 3,9 E Sangat Kurang

Kriteria Penskoran Tes Tulis
Format pedoman penskoran untuk membaca cepat
No. Kunci/Kriteria jawaban/Aspek yang diskor Skor

Kecepatan Membaca
 300 kata/menit
250 – 299 kata/menit
200 – 249 kata/menit
 249 kata/ menit 1 – 10
10
5
2
1

Format pedoman penskoran untuk pemahaman bacaan
No. Kunci/Kriteria jawaban/Aspek yang diskor Skor
Ketepatan Menjawab
 75 % menjawab tepat
70% – 74% menjawab tepat
60% – 69% menjawab tepat
 60% menjawab tepat 5 – 10
10
7
6
5

Apabila ingin mengetahui kecepatan efektif membaca (KEM), dapat menghitung dengan format dan rumus berikut.

Format Penskoran Kecepatan Efektif Membaca
Kompetensi : Membacakan cepat dan pemahaman
Kelas/semester : XI/2
Tanggal ujian :

No. Nama Siswa Skor KEM
KM PI
1.
2.

Untuk mengukur kemampuan membaca cepat dan membaca pemahaman dapat dipergunakan rumus seperti berikut.

Contoh RPP 3

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Nama Sekolah : SD Negeri Kauman 1 Kota Malang
Kelas/Semester : 4/I
Hari/Tanggal : Senin,12 November 2007
Waktu : 2 x 30 menit (2 jam pelajaran)
Materi Pokok : Kalimat Percakapan

A. Standar Kompetensi: Mengungkapkan pikiran, perasaan, dan informasi secara tertulis dalam bentuk percakapan, petunjuk, cerita, dan surat.

B. Kompetensi Dasar: Melengkapi percakapan yang belum selesai dengan memperhatikan penggunaan ejaan (tanda baca titik dua, dan tanda petik).

C. Indikator:
 Siswa dapat membaca kalimat percakapan pada cerita dengan intonasi yang tepat.
 Siswa dapat menyusun percakapan berdasarkan kalimat percakapan pada cerita dengan memperhatikan penggunaan tanda baca titik dua (:) dan tanda petik (“…”).
 Siswa dapat melakukan percakapan secara berpasangan dari kalimat percakapan yang telah selesai disusun.

D. Hasil Belajar:
Kalimat percakapan yang telah selesai atau lengkap.

E. Metode Pembelajaran:
 Demonstrasi
 Pemodelan
 Diskusi
 Tanya-jawab
 Penugasan

F. Kegiatan Pembelajaran:
No. KEGIATAN PENGORGANISASIAN
SISWA WAKTU
1. Prakegiatan Klasikal 3 menit
a. Guru menyapa siswa, memeriksa kehadiran siswa, dan mengondisikan siswa siap belajar.
b. Guru menyiapkan media dan sumber (lembar teks, lembar kerja)
2. Kegiatan Awal Klasikal 5 menit
a. Guru melakukan apersepsi tentang materi pembelajaran.
- Apakah anak-anak pernah mendengar atau menyaksikan orang melakukan percakapan?
- Apa isi percakapan itu?
- Siapa yang dapat memberikan contoh percakapan?
b. Guru menginformasikan materi pembelajaran.
- Pada pembelajaran kali ini, kita akan mempelajari bagaimana menyusun kalimat percakapan berdasarkan cerita yang tersedia atau terlampir.
c. Guru menginformasikan tujuan pembelajaran.
- Melalui pembelajaran ini, kalian diharapkan dapat: (a) membaca kalimat percakapan pada cerita dengan intonasi yang tepat, (b) menyusun percakapan berdasarkan kalimat percakapan pada cerita dengan memperhatikan penggunaan tanda baca titik dua (:) dan tanda petik (“…”), serta (c) melakukan percakapan secara berpasangan dari kalimat percakapan yang telah selesai disusun. 3 menit

1 menit

1 menit
3. Kegiatan Inti 40 menit
a. Guru mengondisikan siswa siap mendengarkan pembacaan cerita.
b. Siswa membaca kalimat percakapan pada cerita dengan intonasi yang tepat:
- Siswa dibagi dalam beberapa kelompok yang terdiri atas empat orang.
- Siswa mendengarkan pembacaan cerita dengan seksama.
- Siswa berinteraksi dengan guru di sela-sela pembacaan cerita.
- Siswa mengerjakan tugas yang diberikan guru melalui LKS yang disiapkan.
- Siswa dan guru membahas hasil karya siswa.
- Siswa memperoleh penguatan dari guru.
- Siswa menanyakan hal-hal yang belum dipahami berkaitan dengan intonasi pembacaan yang benar.

c. Siswa menyusun percakapan berdasarkan kalimat percakapan pada cerita dengan memperhatikan penggunaan tanda baca titik dua (:) dan tanda petik (“…”).
- Siswa dibagi dalam beberapa kelompok yang terdiri atas empat kelompok.
- Siswa menyusun kalimat percakapan berdasarkan cerita bersama teman sekelompoknya.
- Siswa mendapat penguatan dari guru dan teman lainnya.

d. Siswa melakukan percakapan secara berpasangan dari kalimat percakapan yang telah selesai disusun.
- Kelompok siswa bergantian tampil melakukan percakapan di depan kelas.
- Siswa mendapat penguatan dari guru. Klasikal

Kelompok
Kelompok

Kelompok
Individual
Kelompok
Klasikal
Kelompok

Individual

Kelompok

Kelompok

Kelompok

Kelompok
Kelompok 1 menit

15 menit

15 menit

9 menit
4. Kegiatan Akhir
a. Dengan bimbingan guru, siswa menyimpulkan kegiatan pembelajaran hari itu.
b. Guru mengadakan evaluasi.
c. Guru dan siswa mengadakan refleksi terhadap pembelajaran hari itu.
d. Guru menugaskan siswa membuat kalimat percakapan berdasarkan kalimat percakapan orang tua di rumah sebagai tindak lanjut pembelajaran (dikerjakan di buku PR).
e. Guru menutup pembelajaran. Klasikal

Klasikal
Individual

Klasikal

Individual 12 menit

2 menit
7 menit

1 menit

2 menit

G. Pengukuran (Terlampir)
- Jenis tes : Tertulis
- Bentuk tes : Subjektif
- Alat : Tugas (LKS) dan soal tertulis, lembar penskoran,
serta kunci jawaban.
- Prosedur penskoran :
Penskoran proses : Pengamatan selama pembelajaran berlangsung
Penskoran hasil : LKS dan tes tulis pada akhir pembelajaran

H. Media dan Sumber Belajar
1. Media : Penggalan cerita, LKS, dan buku teks.
2. Sumber Belajar :
Depdiknas. 2007. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Jakarta: Depdiknas.

I. Rangkuman Materi (Terlampir)

Malang, 12 November 2007

Guru Pamong/Guru Kelas, Guru Praktik,

Mengetahui:

Kepala Sekolah, Dosen Pembimbing,

Lampiran 1 RPP 3
RANGKUMAN MATERI
BIDANG STUDI BAHASA INDONESIA
Penggalan Cerita

Lampiran 2 RPP 3
LEMBAR KEGIATAN SISWA (LKS)
MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA

 Kerjakan bersama teman kelompokmu dengan benar!
Setelah membaca cerita “Pemain Cadangan” tadi, coba lanjutkan kalimat percakapan sebagai berikut ini!
Pak Tomi : ”Jaga kesehatan kalian baik-baik, ya. Besok kita main berhadapan dengan Klub Pelita. Besok kalian datang sebelum pukul 9. Terutama kamu Angga.”
Angga : “Ya, Pak.”
Ibu : __________________________________________________
Willy : __________________________________________________
Ibu : __________________________________________________
Willy : __________________________________________________
__________________________________________________
__________________________________________________
Ibu : __________________________________________________
Willy : __________________________________________________
___________________________________________________
Ibu :___________________________________________________
Willy : __________________________________________________
___________________________________________________
Ibu : __________________________________________________
______________________________________________________________________________________________________

Willy : __________________________________________________
______________________________________________________________________________________________________
Ibu : __________________________________________________
_________________________________________________________________________________________________________________________________________________________

Lampiran 3 RPP 3
ALAT EVALUASI
MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA
Nama : ______________________
Kelas : ______________________
No. Absen : ______________________

Kerjakan seperti contoh!
Kalian harus rajin belajar, kata Pak Guru. Baik Pak, jawab anak-anak serentak.
Pak Guru : “Kalian harus rajin belajar.”
Anak-anak : “Baik, Pak.”

1. Ari, tolong kerjakan di papan tulis, pinta Pak Umar. Saya belum selesai, kata Ari sambil garuk kepala.
Pak Umar :______________________________________________
Ari : ______________________________________________

2. Siapa tokoh yang paling kamu senangi pada cerita tadi? tanya Pak Umar sambil menunjuk seseorang. Dengan lantang Udin menjawab, Ibu, Pak.
Pak Umar : ______________________________________________
Udin : ______________________________________________

3. “Mestinya, walau diturunkan pada menit-menit terakhir, kamu harus tetap semangat,” jawab Ibu. “Ah, Ibu. Buat apa main serius, kalau tim kita sudah kalah. Lagi pula, sepuluh menit itu, ‘kan, sebentar sekali, Bu,” jawab Willy protes.
Ibu : ______________________________________________
Willy : ______________________________________________

4. “Waktu menggantikan Dodi, apa kamu bermain serius?” tanya Ibu. “Buat apa main serius, Bu. Waktu itu, pertandingannya tinggal sepuluh menit,” jawab Willy ketus.
Ibu : ______________________________________________
Willy : ______________________________________________
5. Ibu bertanya kepada Willy, mengapa dia cemberut. “Willy tidak mau ikut latihan bola lagi!” jawabnya ketus sambil cemberut.
Ibu : ______________________________________________
Willy : ______________________________________________

Lampiran 4 RPP 3
LEMBAR EVALUASI
MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA
1. Penskoran Proses: penskoran proses dilakukan terhadap keaktifan, partisipasi, dan perhatian siswa saat: siswa membaca cerita, siswa menyusun kalimat percakapan, dan siswa membacakan hasil karyanya dengan menggunakan lembar observasi berikut.
2. Bubuhilah tanda cek (V) pada huruf B = Baik, S = Sedang, dan K = Kurang pada setiap aspek yang sesuai dengan nama siswa di bawah ini
No. NAMA ASPEK PENGAMATAN*
Ketepatan intonasi siswa saat membaca cerita Keseriusan siswa saat membuat kalimat percakapan Keberanian siswa menyampai-kan hasil pekerjaannya
B S K B S K B S K

Keterangan: B= Baik, S= Sedang, K=Kurang
KETERANGAN
Baik : Tepat intonasi pembacaannya – jarang terjadi kesalahan, serius dalam menyelesaikan tugas-tugasnya, serta berani tampil menyajikan hasil pekerjaannya, baik di kelompoknya maupun di depan kelas.
Sedang : Agak tepat intonasi pembacaannya – beberapa kali terjadi kesalahan, agak serius dalam menyelesaikan tugas-tugasnya, serta kurang berani tampil menyajikan hasil pekerjaannya, baik di kelompoknya maupun di depan kelas.
Kurang : Tidak tepat intonasi pembacaannya – sering sekali terjadi kesalahan, tidak serius dalam menyelesaikan tugas-tugasnya, serta tidak berani tampil menyajikan hasil pekerjaannya, baik di kelompoknya maupun di depan kelas.
Baik = 3, Sedang = 2, dan Kurang = 1
2. Penskoran Hasil: memberi skor pada hasil kerja siswa (jawaban LKS dan jawaban soal evaluasi) dengan menggunakan penyekoran sebagai berikut.
a. Untuk LKS: Jumlah skor maksimal 10, diperoleh dari:
Total Skor
Skor LKS =
Banyaknya SIswa

b. Skor alat evaluasi: Jumlah skor maksimal 10, dengan rincian: masing-masing soal diberi bobot 2.

Skor LKS + skor alat evaluasi (menjawab soal)
c. Skor hasil =
2

SKOR PROSES + SKOR HASIL
SKOR AKHIR =
2